Amazon Contextual Product Ads

Minggu, 10 Januari 2010

rute gunung argopuro (mountain routes Argopuro)

(English)

Geographically, Mount Argopuro including Highlands Nature Reserve covering 15,000 ha Iyang, located in the north and southwest of Jember Bondowoso, East Java. In terms of administrative, divided into three districts, namely Probolinggo, Jember, and Situbondo. In addition to presenting a variety of stories, hiking terrain Argopuro very unique. Challenging each explorer to climb. Imagine, rise and fall alternately greet you. Before the peak achieved, undulating terrain is like the never-ending.

Mount Argopuro famous mystery impression. Unlike other mountains, as we climb this mountain will be faced with a path that stretches from the mountainous belt kepegunungan another one, climbers will not be seeing the peak of Mount Argopuro (main Dalem) and Peak Rengganis (the most popular peaks climbers visited) . Argopuro mountain plateau surrounded by high mountains. This needs to climb the mountain of physical and mental strength is good, because the field conditions of savanna that stretched the patience and physical testing of each climber. However, if you're lucky, you can betemu with peacock population is quite a lot of this mountain. and the water supply, no need to fear because there are many water sources.

Mountain Transportation Access which is located in East Java is not too difficult to access transport. The nearest town with this mountain is Probolinggo and to reach the city of Surabaya city could use the bus or train to the East Pearl Banyuwangi and then falls in Probolinggo. Here are the details of transport to and from the mountain. Transportation to bermi can use buses that usually hung next to Hotel "BROMO" Probolinggo. Departure schedule only two times a day. Could also take the bus or Besuki Situbondo Department of termina Probolinggo bus and travel down the middle, exactly dipertigaan or Pajarakan mosque. Then change the transport vehicle that hung dipertigaan village, with the route Pajarakan - Bremi. If you want to stay first in Bremi before climbing can use the villa (inn Rengganis) Dutch-shaped building (old building) is not far from the post polisi. DARI OR TOWARDS BREMI
By Bus AC Surabaya - Probolinggo Rp. 15,000
Or to Train East Pearl business class, Surabaya - Probolinggo Rp. 20,000
The train departs from Surabaya Gubeng station twice a day, morning and afternoon hours of 9:10 hours 01.00
If andadari Jakarta easier for you if you take the train from Jakarta to the station Gubeng. Example train Gubeng BIMA until 06.30 o'clock in the morning so you still have time to rest. Angkot kejurusan rise of Probolinggo Dringu from the station and alight at the Old Terminal (Pool Bus AKAS ) Rp. 1500,
Mini bus with AKAS from Probolinggo -
Bremi Rp. 10,000 FROM OR TO BADERAN
With AC BUS from Surabaya - Besuki Market Rp. 25,000
Or Mutirara business with Eastern Railway, Surabaya - Probolinggo Rp. 20,000
then followed up angkot from the station to Terminal Probolinggo Rp. 2,000
Then the bus ride Besuki Rp. 10,000
From BESUKI angkot to proceed with Baderan Rp. 5,000
additional info:
Rent a room per night at the inn was in the village Rengganis Bremi this room capacity of 20,000 for 4 people. To rent porter per day Rp. 40,000 - Rp. 50,000

There are two common lines used by climbers to reach the top. First, through the Village Baderan, Situbondo, and second, from the Cold Ayer, Bremi Village, Sub Krucil, Probolinggo District. Both of these pathways have their respective characteristics. However, in terms of security and the achievement of climbing the starting point, the path should be emphasized Bremi village because it is easy and relatively safe.

Compared through Baderan Village, means of transportation to the village well Bremi available. Arriving at the terminal Probolinggo unnecessary confusion. Just ride Bremi bus, then get off at Ayer Cold. The journey to this village takes two hours.

Another alternative to climbing Bison (local call for transport of Isuzu Elf) majoring in Probolinggo, Situbondo. Pejarakan down, then connect the village to transport the Cold Ayer, Bremi Village.

Permission problems can be managed to climb on Post KSDA / Forestry Krucil Bremi or police. If less, plus supplies can climb in this village, easy to look at the many stalls basic needs everyday. On price, "thin differentiated" with the city. The journey to the summit begins Argopuro coffee plantations owned by the Cold Ayer PTP. For 30 minutes, the forest boundaries resin (Agathis Damara) can be achieved.


(indonesia)

Secara geografis, Gunung Argopuro termasuk Cagar Alam Dataran Tinggi Iyang seluas 15.000 ha, terletak di sebelah utara Jember dan barat daya Bondowoso, Jawa Timur. Dari segi administratif, terbagi dalam tiga wilayah kabupaten, yaitu Probolinggo, Jember, dan Situbondo. Selain menyajikan berbagai kisah, medan pendakian Argopuro teramat unik. Menantang setiap penjelajah untuk mendakinya. Betapa tidak, tanjakan dan turunan silih berganti menyambut Anda. Sebelum puncak digapai, medan bergelombang itu seperti tiada habisnya.

Gunung Argopuro terkenal dengan kesan misterinya. Tidak seperti gunung lainnya, sewaktu mendaki gunung ini kita akan dihadapkan dengan jalan setapak yang membentang dari pinggang pegunungan yang satu kepegunungan yang lain, pendaki tidak akan segera melihat puncak Gunung Argopuro (pucak utama) dan Puncak Rengganis (puncak yang paling popular didatangi para pendaki). Gunung Argopuro dikelilingi oleh pegunungan dataran tinggi. Mendaki gunung ini perlu kekuatan fisik serta mental yang baik, karena kondisi medan yang berupa savana yang terbentang menguji kesabaran serta fisik setiap pendaki. Akan tetapi jika anda beruntung, anda bisa betemu dengan burung merak yang lumayan banyak populasinya di gunung ini. dan mengenai persediaan air, tidak perlu takut karena banyak terdapat sumber air.

Akses Transportasi Gunung yang terletak di Jawa Timur ini tidaklah terlalu sukar untuk akses transportasinya. Kota yang terdekat dengan gunung ini adalah Probolinggo dan untuk mencapai kota tersebut dari kota Surabaya bisa pakai bus ataupun kereta api Mutiara Timur yang ke Banyuwangi dan kemudian turun di Probolinggo. Berikut adalah rincian transportasi ke dan dari gunung tersebut. Transportasi menuju bermi bisa dengan menggunakan bus yang biasanya mangkal di samping Hotel "BROMO" Probolinggo. Jadwal keberangkatannya hanya dua kali dalam sehari. Bisa juga naik bus jurusan Situbondo atau Besuki dari termina bus Probolinggo dan turun ditengah perjalanan, tepatnya dipertigaan atau mesjid Pajarakan. Kemudian berganti kendaraan angkutan desa yang mangkal dipertigaan, dengan rute Pajarakan - Bremi. Bila ingin menginap dulu di Bremi sebelum mendaki bisa menggunakan villa (penginapan Rengganis) berbentuk bangunan Belanda (bangunan lamanya) yang tidak jauh dari pos polisi.
DARI ATAU MENUJU BREMI
Dengan Bus AC Surabaya - Probolinggo Rp. 15.000
Atau dengan Kereta kelas bisnis Mutiara Timur, Surabaya - Probolinggo Rp. 20.000
Kereta ini berangkat dari stasiun Gubeng Surabaya dua kali sehari, pagi jam 9.10 dan siang jam 01.00
Jika andadari jakarta lebih mudah bagi anda jika anda naik kereta dari Jakarta menuju stasiun Gubeng. Contoh kereta BIMA sampai Gubeng sekitar jam 06.30 pagi jadi anda masih punya waktu banyak untuk istirahat. Naik angkot yang kejurusan Dringu dari stasiun Probolinggo dan turun di Terminal Lama (Pool Bus AKAS) Rp. 1.500,-
Dengan Mini bus AKAS dari Probolinggo - Bremi Rp.10.000 DARI ATAU MENUJU BADERAN
Dengan BUS AC dari Surabaya - Pasar Besuki Rp. 25.000
Atau dengan Kereta bisnis Mutirara Timur, Surabaya - Probolinggo Rp. 20.000
kemudian dilanjutkan naik angkot dari stasiun Probolinggo ke Terminal Rp. 2.000
Kemudian naik bus jurusan Besuki Rp. 10.000
Dari besuki dilanjutkan dengan angkot ke Baderan Rp. 5.000
Info tambahan lainnya:
Sewa satu kamar per malam nya di Penginapan Rengganis di desa Bermi Rp.20.000 kamar ini kapasitas untuk 4 orang. Untuk sewa porter per hari Rp.40.000 - Rp.50.000

Ada dua jalur umum yang digunakan para pendaki untuk mencapai puncak. Pertama, melalui Desa Baderan, Kabupaten Situbondo, dan kedua, dari Ayer Dingin, Desa Bremi, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo. Kedua jalur tersebut memiliki karakteristik masing-masing. Namun, dari segi keamanan dan pencapaian titik awal pendakian, jalur Desa Bremi patut dikedepankan karena mudah dan relatif aman.

Dibandingkan lewat Desa Baderan, sarana transportasi menuju Desa Bremi tersedia dengan baik. Sampai di terminal Probolinggo tak perlu bingung. Naik saja bus jurusan Bremi, lalu turun di Ayer Dingin. Perjalanan menuju desa ini memakan waktu dua jam.

Alternatif lain dengan menaiki Bison (sebutan penduduk setempat bagi transportasi jenis Isuzu Elf) jurusan Probolinggo-Situbondo. Turun di Pejarakan,lalu menyambung dengan angkutan desa ke Ayer Dingin, Desa Bremi.

Masalah izin mendaki dapat diurus pada Pos KSDA/Kehutanan Bremi atau Polsek Krucil. Bila kurang, perbekalan pendakian dapat ditambah di desa ini, mudah mencarinya di antara sekian banyak warung kebutuhan pokok sehari-hari. Soal harga, ”beda-beda tipis” dengan di kota. Perjalanan menuju puncak Argopuro dimulai dari areal perkebunan kopi milik PTP Ayer Dingin. Selama 30 menit, batas hutan damar (Agathis damara) dapat kita capai.



above is a climbing route which is often done by the climbers when climbing the mountain Argopuro.
hopefully by this route that friends just want to start a climb to get the information before Argopuro hiking.


diatas adalah rute pendakian yang sering dilakukan oleh para pendaki saat mendaki gunung argopuro.
semoga dengan rute ini temen-temen yang baru ingin memulai mendakinya bisa mendapatkan informasi sebelum mendaki gunung argopuro.

Tidak ada komentar: